Riba Dalam Pandangan Ulama

by Ekonomi Syariah on July 14, 2011

Badr Ad Din Al Ayni pengarang Umdatul Qari Syarah Shahih Al Bukhari:

Prinsip utama dalam riba adalah penambahan. Menurut syariah riba berarti penambahan atas harta pokok tanpa dasar transaksi bisnis riil

Imam Sarakhsi dari mazhab Hanafi:

Riba adalah tambahan yang disyaratkan dalam transaksi bisnis tanpa adanya iwadh (atau padanan yang dibenarkan syariah atas penambahan tersebut.

Raghib Al Asfahani:

Riba adalah penambahan atas harta pokok.

Imam An Nawawi dari mazhab Syafii:

Riba adalah penambahan atas pinjaman seiring bertambahnya waktu.

Dari penjelasan Imam Nawawi di atas sangat jelas bahwa salah satu bentuk riba yang dilarang Al Quran dan As Sunnah adalah penambahan atas harta pokok karena unsure waktu. Dalam dunia perbankan hal tersebut dikenal dengan bunga kredit sesuai lama waktu pinjaman.

Qatadah:

Riba jahiliyah adalah seseorang yang menjual barangnya secara tempo hingga waktu tertentu. Apabila telah datang saat pembayaran dan si pembeli tidak mampu membayar, maka ia memberikan bayaran tambahan atas penangguhan.

Zaid bin Aslam

Yang dimaksud dengan riba jahililyah yang berimplikasi pelipatgandaan sejalan dengan waktu adalah seseorang yang memiliki piutang atas mitranya. Pada saat jatuh tempo ia berkata: “Bayar sekarang atau tambah.”

Ja’far Ash Shidiq dari kalangan Syiah:

Ja’far Ash Shidiq berkata ketika ditanya mengapa Allah mengharamkan riba?

Supaya orang tidak berhenti berbuat kebajikan. Karena ketika diperkenankan untuk mengambil bunga atas pinjaman, maka seseorang tidak berbuat lalim lagi atas transaksi pinjam-meminjam dan sejenisnya. Padahal qard (transaksi pinjam meminjam) bertujuan untuk menjalin hubungan yang erat dan kebajikan antar manusia.

Imam Ahmad bin Hanbal, pendiri mazhab Hanbali:

Imam Ahmad bin Hanbal ketika ditanya tentang riba beliau menjawab: Sesungguhnya riba itu adalah seseorang memiliki hutang maka dikatakan kepadanya apakah akan melunasi atau membayar lebih. Jikalau tidak mampu melunasi, ia harus menambah dana ( dalam bentuk bunga pinjam) atas penambahan waktu yang diberikan.

Incoming search terms:

  • pendapat ulama tentang riba
  • pandangan ulama tentang riba
  • pendapat para ulama tentang riba
  • hukum riba menurut para ulama
  • pendapat tentang riba
  • pendapat ulama tentang hukum riba
  • penjelasan riba
  • pandangan para ulama tentang riba
  • pengertian riba menurut para ulama
  • pendapat ulama mengenai riba

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

</