Allah Ta’ala berfirman:
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاَةُ فَانْتَشِرُوا فِي اْلأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللهِ وَاذْكُرُوا اللهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung. (Al-Jumu’ah: 10)
Dari al-Miqdad bin Ma’dikariba r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya:
“Tidaklah seseorang itu makan sesuatu makanan, sekalipun sedikit, yang lebih baik daripada apa yang dimakannya dari hasil usaha tangannya dan sesungguhnya Nabiullah Dawud ‘alaihis-salam itu juga makan dari hasil usaha tangannya.” (Riwayat Bukhari)
Setiap muslim dianjurkan untuk dapat berusaha dengan tangan mereka sendiri untuk mencari nafkah bagi diri dan keluarganya serta menahan diri dari meminta ataupun menuntut agar diberi.
Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Jikalau seseorang mencari kayu bakar dan diletakkan di atas punggungnya, itu adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada seseorang, kemudian orang yang dimintai itu memberinya atau menolak permintaannya.” (Muttafaq ‘alaih)
Incoming search terms:
- usaha tangan sendiri
- hasil usaha sendiri lebih baik daripada meminta
- makan dari usaha sendiri
- Makan dengan usaha sendiri
- maksud berusaha dengan tangannya sendiri
- rasulullah makan lewat hasil usaha tangan





