Shiddiq (jujur, benar) adalah lawan kata dari kidzb (bohong atau dusta). Jujur adalah kesesuaian antara berita yang disampaikan dan fakta, antara fenomena dan yang diberitakan, serta antara bentuk dan substansi. Syariah memang senantiasa mengajak orang-orang saleh untuk jujur dalam menjalankan segala urusan. Perhatikan firman Allah Swt. berikut ini:
‘Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar” (QS Al-Taubah [9] 119). Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa yang dimaksud dengan “orang-orang yang benar” adalah mereka yang menepati janji, sebagaimana firman Allah berikut, “Di antara orang-orang Mukmin itu, ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah”(QS AI-Ahzab [33]: 23).
Sifat jujur (shiddiq) merupakan sifat para nabi dan rasul yang diturunkan oleh Allah Swt. dengan membawa cahaya penerang bagi umat di zamannya masing-masing. Nabi dan rasul datang dengan metode (syariah) yang bermacam-macam, tetapi sama-sama menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Shafwat Abdul Fattahz mengatakan, kejujuran adalah sifat utama yang dimiliki oleh para nabi dan rasul serta orang-orang yang berada di jalan Allah Swt. Hal itu tecermin pada firman-firman Allah beserta tafirnya berikut ini:
Incoming search terms:
- jujur adalah
- sifat jujur
- pengertian sifat jujur
- pengertiansifat jujur
- sifat jujur rasulullah
- apa itu sifat jujur
- QS KEJUJURAN NABI
- Shiddiq (benar atau jujur)
- sifat jujur adalah
- sifat sifat jujur






{ 1 comment… read it below or add one }
assalamualaikum..
bolehkah saya bertanya..
saya tertarik dengan artikel ini.. namun saya masih awam.. sebenarnya keutamaan apa saja yang akan kita dapatkan jika sistem ekonomi syariah diterapkan di Indonesia.. lalu.. jika sekarang sudah banyak didirikan bank – bank syariah, apakah pusatnya tetap Bank Indonesia, yang menerapkan sistem perbankan non syariah? ataukah bank – bank syariah itu bersifat independen..