Deposito

by Ekonomi Syariah on December 3, 2009

FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL
NO: 03/DSN-MUI/IV/2000
Tentang DEPOSITO

Menetapkan : FATWA TENTANG TABUNGAN

Pertama : Tabungan ada dua jenis

  1. Deposito yang tidak dibenarkan secara syari’ah, yaitu Deposito yang berdasarkan perhitungan bunga.
  2. Deposito yang dibenarkan, yaitu Deposito yang berdasarkan prinsip Mudharabah.

Kedua : Ketentuan Umum Tabungan berdasarkan Mudharabah

  1. Dalam transaksi ini nasabah bertindak sebagai shahibul maal atau pemilik dana, dan bank bertindak sebagai mudharib atau pengelola dana.
  2. Dalam kapasitasnya sebagai mudharib, bank dapat melakukan berbagai macam usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syari’ah dan mengembangkannya, termasuk di dalamnya mudharabah dengan pihak lain.
  3. Modal harus dinyatakan dengan jumlahnya, dalam bentuk tunai dan bukan piutang.
  4. Pembagian keuntungan harus dinyatakan dalam bentuk nisbah dan dituangkan dalam akad pembukaan rekening.
  5. Bank sebagai mudharib menutup biaya operasional deposito dengan menggunakan nisbah keuntungan yang menjadi haknya.
  6. Bank tidak diperkenankan untuk mengurangi nisbah keuntungan nasabah tanpa persetujuan yang bersangkutan.

Ditetapkan di : Jakarta
Tanggal : 26 Dzulhijjah 1420 H / 1 April 2000 M

Incoming search terms:

  • macam-macam DEPOSITO
  • pengertian deposito
  • macam macam deposito
  • contoh formulir deposito
  • jenis-jenis deposito
  • pengertian deposito syariah
  • macam deposito
  • macam macam deposito dibank triwulan

{ 2 comments… read them below or add one }